CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »
Tampilkan postingan dengan label ipa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ipa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Desember 2014

Kerangka Tubuh Manusia dan Fungsinya


Materi dan Latihan Soal 
(berbagi menginspirasi)

Mata Pelajaran        :  Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas/Semester      :  IV / 1

I. Standar Kompetensi (SK) :
   1. Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsi nya, serta pemeliharaannya.
II. Kompetensi Dasar (KD) :
1.1 Mendeskripsikan hubungan antara struktur kerangka tubuh manusia dengan fungsinya
III. Rangkuman Materi :

A. Kerangka Tubuh Manusia dan Fungsinya
 
Tubuh manusia dapat berdiri tegak karena ada bagian tubuh yang menegakkannya. Bagian tubuh tersebut adalah tulang. Tulang merupakan bagian tubuh yang paling keras. Tulang terdiri dari sel-sel hidup, mineral, dan sejenis protein. Mineral penyusun tulang adalah kalsium dan fosfat. Kedua mineral ini menyebabkan tulang menjadi keras. Tulang mengandung sejenis protein yang disebut kolagen. Kolagen adalah zat yang menyebabkan tulang mempunyai sifat agak lentur. Tulang pada tubuh kita berjumlah 206 ruas tulang. Ratusan tulang yang saling berhubungan tersebut dinamakan rangka.
Rangka (skelet) merupakan rangkaian tulang yang mendukung dan melindungi organ tubuh yang lunak. Tulang satu dengan tulang yang lain dihubungkan oleh persendian (artikulasi). Sistem rangka yang terletak di dalam tubuh dan dilindungi oleh kulit dan otot disebut endoskeleton

1. Bagian-Bagian Rangka Manusia
Rangka yang menyusun tubuh kita dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu : 1. Rangka kepala (tengkorak), 2. Rangka badan, 3. Rangka anggota gerak. 

 a.      Rangka Kepala (Tengkorak)
Tulang tengkorak memiliki dua bagian, yaitu tengkorak bagian pelindung otak dan tengkorak bagian muka. Tulang rangka kepala (tengkorak) berfungsi untuk melindungi organ penting yang ada di bagian kepala, antara lain otak.

Tengkorak bagian pelindung otak terdiri dari:
1) 1 tulang dahi,
2) 2 tulang ubun-ubun,
3) 1 tulang kepala belakang,
4) 2 tulang baji,
5) 2 tulang tapis,
6) 2 tulang pelipis.

Tengkorak bagian muka terdiri dari:
1) 2 tulang rahang atas,
2) 2 tulang rahang bawah,
3) 2 tulang pipi,
4) 2 tulang langit-langit,
5) 2 tulang air mata,
6) 2 tulang hidung.

Pada rangka kepala, hanya rahang bawah yang bisa digerakkan, sehingga kita dapat makan dan bicara.

b.     Rangka Badan
Susunan tulang yang disebut dengan bagian rangka badan pada rangka manusia ialah mulai dari leher sampai dengan panggul. Tulang belakang berbentuk ruas yang meliputi ruas tulang leher, tulang punggung, tulang pinggang, tulang selangkang, dan tulang ekor. Jumlah ruas masing-masing tulang : 7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang pinggang, 5 ruas tulang selangkang, 4 ruas tulang ekor.
1)     Tulang dada
Tulang dada dan tulang rusuk berfungsi untuk melindungi organ-organ yang ada di bagian dada, seperti jantung dan paru-paru. Tulang dada terdiri atas:
a)     Tulang hulu, dilekati sepasang tulang selangka.
b)     Tulang badan, dilekati 7 pasang tulang rusuk sejati.
c)      Tulang taju pedang atau pedang-pedangan.

2) Tulang rusuk
Tulang rusuk berbentuk pipih, menghubungkan tulang dada dengan tulang belakang. Tulang rusuk ada 3 jenis, yaitu:
a)     Tulang rusuk sejati, berjumlah 7 pasang.
b)     Tulang rusuk palsu, berjumlah 3 pasang.
c)      Tulang rusuk melayang, berjumlah 2 pasang.

3)  Tulang gelang bahu
Tulang gelang bahu terletak di kiri-kanan dada bagian atas. Tulang gelang bahu menghubungkan tulang tangan dengan tulang dada.
Tulang gelang bahu meliputi:
a)     tulang selangka, berjumlah 2 pasang.
b)     tulang belikat, berjumlah 1 pasang.

4) Tulang gelang panggul
Tulang gelang panggul berbentuk pipih, terdiri atas:
a)     2 tulang usus,
b)     2 tulang duduk,
c)      2 tulang kemaluan.

c.      Rangka Anggota Gerak
Rangka anggota gerak berbentuk pipa dan beruas-ruas.
Susunan tulang anggota gerak terdiri dari :
1)     Tulang anggota gerak atas (tangan).
Kedua tangan kita tersusun dari:
a)     tulang lengan atas,
b)     tulang hasta,
c)      tulang pengumpil,
d)     tulang pergelangan tangan,
e)     tulang telapak tangan,
f)       tulang ruas-ruas jari tangan.

2)     Tulang anggota gerak bawah (Kaki)
Kedua kaki kita tersusun dari:
a)     tulang paha,
b)     tulang tempurung lutut,
c)      tulang betis,
d)     tulang kering,
e)     tulang pergelangan kaki,
f)       tulang telapak tangan,
g)     tulang ruas-ruas jari kaki.

2. Bentuk-bentuk Tulang Rangka Manusia
 a. Tulang pipih
Karena bentuknya pipih atau gepeng maka disebut tulang pipih. tulang pipih berfungsi sebagai tempat pembentukan sel-sel darah. Di dalam tulang pipih terdapat rongga-rongga kecil yang berisi sumsum merah. Contohnya tulang belikat, tulang dada, tulang rusuk, tulang panggul, dan tulang-tulang tengkorak.
 b. Tulang pendek
Tulang pendek bentuknya bulat pendek. Di dalamnya hanya terdapat rongga-rongga kecil berisi sumsum merah.Contohnya tulang pergelangan tangan, tulang pergelangan kaki, ruas-ruas tulang belakang, dan tulang tempurung lutut.
 c. Tulang pipa
Disebut tulang pipa karena bentuknya seperti pipa, bulat panjang dan di bagian pusatnya terdapat rongga besar. Rongga pada tulang pipa berisi sumsum kuning. Sumsum kuning ini banyak mengandung lemak. Sumsum kuning dapat berfungsi sebagai cadangan makanan. Pada ujung-ujung tulang pipa yang mengembung, di dalamnya terdapat rongga-rongga kecil yang berisi sumsum merah. Sumsum merah ini berfungsi sebagai pembentuk sel-sel darah. Contoh: tulang lengan, tulang paha, tulang ruas jari, tulang kering, tulang hasta, dan tulang pengumpil
 d. Tulang tak beraturan
Disebut tulang tak beraturan karena tulang ini tidak memiliki bentuk tertentu, misalnya pada tulang wajah.

3.   Jenis-jenis Tulang  
Berdasarkan jaringan penyusun dan sifat-sifat fisiknya, tulang dibagi menjadi :
a.      Tulang rawan
·   disusun oleh sel-sel tulang rawan (kondrosit)
·    bersifat lentur
·   dapat ditemukan pada hidung, daun telinga, persendian, ujung tulang rusuk, ujung tulang 
   dada, serta antar ruas tulang belakang.
b.      Tulang sejati
1) disusun oleh sel-sel tulang dewasa (osteosit)
2) bersifat keras, berfungsi untuk menyusun sitem rangka.

4. Hubungan antar tulang (Persendian)
Persendian ialah tempat perhubungan antara tulang-tulang penyusun rangka tubuh. Tulang hanya dapat dibengkokkan atau diputar di daerah sendi saja karena tulang sendiri terlalu keras untuk dibengkokkan tanpa patah.
Tulang-tulang yang menyusun tubuh kita dihubungkan oleh sendi. Setiap sendi menghubungkan dua tulang. Sendi menyebabkan tulang dapat digerakkan. Dengan adanya sendi, tubuh kita mudah digerakkan, dibelokkan, dilipat, ditekuk, dan diputar.
Secara fungsional, sendi dapat dibedakan sebagai berikut:
a.    Sendi mati (sinartrosis), yaitu sendi yang tidak memungkinkan adanya gerak. Contohnya, sendi antar tulang penyusun tengkorak.
b.    Sendi kaku (amphiartrosis), yaitu sendi yang pergerakannya sedikit. Contohnya, pada persendian tulang rusuk dan tulang dada.
c.      Sendi gerak (diartrosis), yaitu sendi yang pergerakannya bebas. Sendi ini dibedakan menjadi empat macam yaitu: sendi peluru, pelana, engsel dan putar.
 1)         Sendi Engsel
Gerakan sendi engsel seperti engsel pintu. Sendi ini hanya dapat digerakkan ke satu arah. Contohnya lutut, siku, serta ruas jari tangan dan kaki.
2)         Sendi Pelana
Sendi pelana dapat digerakkan ke kedua arah (ke samping dan ke depan). Contohnya tulang pangkal ibu jari tangan dan tulang pertama pergelangan tangan.
3)         Sendi Peluru
Sendi peluru merupakan pertemuan antara ujung tulang berbentuk bola dan tulang berbentuk mangkuk. Sendi peluru memungkinkan gerakan ke semua arah. Contoh sendi peluru terdapat di antara tulang lengan atas dan gelang bahu.
4)         Sendi Putar
Sendi putar memungkinkan tulang yang satu berputar mengelilingi tulang lain yang bertindak sebagai poros. Sendi putar terdapat pada pertemuan antara tulang leher pertama dan tulang leher kedua. Sendi putar mengakibatkan kepala dapat diputar
 5.  Fungsi rangka :
Rangka yang kita miliki berfungsi :
a. Memberi bentuk tubuh, menahan, dan menegakkan tubuh
b. Melindungi alat-alat tubuh yang vital
contoh :
- otak dilindungi oleh tengkorak
- paru-paru dan jantung dilindungi oleh tulang-tulang rusuk dan tulang dada
c. Tempat pembentukan sel-sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah. Hal ini terjadi pada tulang pipa, sebagai tempat pembentukan sumsum merah
d. Sebagai alat gerak pasif, karena tulang yang sebenarnya tidak bergerak, yang melakukan gerakan sebenarnya adalah otot yang melekat pada tulang
e. Tempat melekatnya otot (otot rangka)
f.  Tempat penyimpanan mineral terutama fosfor dan kalsium.

KELAINAN PADA TULANG
 Macam-macam kelainan pada tulang
1. Skoliosis
Tulang belakang melengkung/membengkok ke arah samping membentuk huruf S.
Penyebab karena membawa beban yang berat pada satu sisi tangan atau bahu
2. Kifosis
Tulang belakang melengkung/membengkok ke arah luar (belakang).
Penyebab karena kebiasaan duduk dengan membungkuk atau membawa beban berat di punggung
3. Lordosis
Tulang belakang melengkung/membengkok ke arah dalam (depan).
Penyebab karena kebiasaan duduk yang terlalu condong ke depan.

PENYAKIT YANG MERUSAK RANGKA
1. Polio
D
isebabkan oleh virus.
Penderita mengalami kelmpuhan sehingga lama kelamaan tulang akan mengecil.
Pencegahan dengan pemberian vaksinasi pada balita.
2. Rakitis
Disebabkan karena kekurangan vitamin D dan sinar matahari pagi.
Penderita terhambat pertumbuhan tulangnya.
Tulang kaki menjadi lemah.
Umumnya tulang kaki berbentuk X atau O.
3. Osteoporosis
Disebabkan oleh kekurangan zat kapur (kalsium).
Mengakibatkan tulang mudah retak atau patah.
Pencegahan dengan memakan makanan yang banyak mengandung vitamin D dan kalsium seperti susu dan ikan.
4. TBC Tulang
TBC (tuberculosis) dapat menyerang tulang.
Pengobatan harus disertai dengan makanan yang bergizi.
5. Rematik
Menyebabkan rasa nyeri pada persendian terutama pergelangan tangan, kaki, dan sendi siku.
Terjadi pembengkakan pada sendi.
Pada keadaan yang parah dapat menyerang jantung.

CARA MEMELIHARA TULANG
1. Makan makanan yang bergizi terutama yang mengandung kalsium seperti susu dan ikan.
2. Melakukan sikap tubuh yang benar seperti berdiri dan duduk dengan tegak.
3. Tidak mengangkat beban yang melebihi kemampuan tubuh.



UJI KOMPETENSI 1
1. Tulang tengkorak terdiri dari rangkaian tulang yang sebagian besar
berbentuk…
a. Bulat
b. Panjang
c. Pipa
d. Pipih
2. Pada masa bayi tulang ubun-ubun terlihat bergerak-gerak karena tersusun
dari tulang…
a. Keras
b. Bulat
c. Rawan
d. Pipa
3. Tulang-tulang penyusun rangka kepala terdiri dari tulang keras karena berfungsi untuk melindungi…
a. Hati
b. Paru
c. Otak
d. Lambung
4. Punggung dapat digerakkan ke muka dan ke belakang karena mempunyai…
a. Ruas-ruas tulang belakang
b. Tulang-tulang rusuk
c. Tulang dada
d. Tulang paha
5. Penyakit yang mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan tulang disebut…
a. Rematik
b. Osteoporosis
c. Polio
d. Rakitis
6. Bagian tubuhmu yang bergerak karena adanya sendi engsel adalah…
a. Lengan
b. Lulut
c. Betis
d. Leher
7. Rangka manusia tersusun atas…
a. Otot-otot
b. Tulang dan otot
c. Tulang-tulang
d. Otot, tulang, dan sendi
8. Rangka anggota gerak pada manusia terdiri dari…
a. Rangka kepala, tangan, dan kaki
b. Rangka kepala, badan, dan kaki
c. Rangka tangan dan rangka kaki
d. Rangka badan dan rangka tangan
9. Berikut ini yang bukan merupakan fungsi utama tulang adalah..
a. Memberikan bentuk pada tulang
b. Tempat menempelnya otot-otot
c. Melindungi bagian-bagian tubuh yang lunak
d. Menjaga tubuh agar tetap tegag
10. Penyakit akibat kekurangan zat kapur (kalsium) adalah…
a. Polio
b. Osteoporosis
c. Rematik
d. Rakitis
SOAL RANGKA LAGI 
1. Kerangka manusia tersusun dari ?, jawab : berbagai jenis tulang
2. Tulang lengan dan tulang paha berupa ?, jawab : tulang pipa
3. Tulang-tulang pegelangan tangan dan kaki berupa ?, jawab : tulang pendek
4. Tulang belikat dan tulang dada berupa ?, jawab : tulang pipih
5. Tulang kerang kepada juga disebut ?, jawab : tengkorak
6. Tulang rangka dan tulang pipi merupakan bagian dari ?, jawab : kerangka tengkorak bagian muka
7. Tulang ubun-ubun merupakan bagian dari ?, jawab : kerangka tengkorak
8. Tulang belakang dan tulang rusuk merupakan bagian dari ?, jawab : kerangka badan
9. Tulang belakang berjumlah ?, jawab : 33 ruas
10. Tulang dada terdiri dari tiga bagian yaitu ?, jawab : a.bagian hulu, b.bagian badan, c.bagian taji pedang
11. Tulang rusuk atau disebut ?, jawab : tulang iga
12. Tulang rusuk berjumlah ?, jawab : 12 ruas
13. Tulang belikat dan tulang selangka merupakan bagian dari ?, jawab : tulang gelang bahu
14. Tulang hasta dan tulang pengumpil merupakan bagian dari ?, jawab : tulang anggota gerak atas
15. Tulang paha dan tulang kering merupakan bagian dari ?, jawab : tulang anggota gerak bawah
16. Guna rangka adalah untuk ?, jawab : a.menegakkan dan memberi bentuk tubuh, b.sebagai tempat melekatnya otot, c.sebagai pelindung alat-alat tubuh yang penting.
17. Tulang-tulang tengkorak melindungi ?, jawab : otak
18. Tulang rusuk dan tulang dada melindungi ?, jawab : jantung dan paru-paru
19. Hubungan antara tulang disebut ?, jawab : sendi
20. Hubungan antara tulang-tulang tengkorak merupakan ?, jawab : sendi mati
21. Hubungan antara tulang-tulang pegelangan tangan dan kaki merupakan ?, jawab : sendi kaku
22. Hubungan antara tulang lengan dan tulang paha merupakan ?, jawab : sendi gerak
23. Tulang-tulang rangka digerakkan oleh ?, jawab : otot
24. Kelainan tulang belakang membengkok ke kiri atau ke kanan disebut ?, jawab : skoliosis
25. Kelainan tulang belakang membengkok ke depan disebut ?, jawab : lordosis
26. Kelainan tulang belakang membengkok ke belakang disebut ?, jawab : kiposis
27. Tulang kaki membengkok karena disebabkan karena kekurangan ?, jawab : vitamin D
28. Tulang yang kekurangan zat kapur akan mengakibatkan tulang ?, jawab : rapuh


selamat belajar anak-anak cerdas Indonesia
salam pengajar muda



Jumat, 07 Maret 2014

UJI KOMPETENSI DASAR KE-1 SEMESTER 2


                                                   
                                                MATA PELAJARAN   : IPA
                                                KELAS                          : V (Lima)
                                     
NAMA :                                                                                                       Nilai :
 


I.     Berilah tanda silang (X) pada huruf  a, b,  c dan d pada jawaban yang paling benar!
1. Berikut ini yang menunjukkan gaya mengubah arah gerak suatu benda adalah.....
    A. mobil melaju di jalan tol
    B. Christian Ronaldo mengoper bola kepada temannya
    C. Ghattan sedang bermain sepeda
    D. Soni sedang menimba air sumur

2. Untuk mengurangi gaya gesek pada mesin, digunakan.....
    A. oli
    B. air
    C. minyak tanah
    D. bensin

3. Air mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang rendah. Hal ini disebabkan karena.....
    A. gaya otot
    B. gaya magnet
    C. gaya gravitasi bumi
    D. gaya gravitasi bulan

4. Salah satu benda yang dapat ditarik oleh magnet adalah.....
    A. sendok aluminium
    B. cermin
    C. jarum
    D. cincin emas
 
5. Pisau besi dapat dijadikan magnet dengan cara.....
    A. pisau digosok satu arah dengan kedua kutub magnet secara berulang-ulang
    B. pisau digosok satu arah pada salah satu kutub magnet secara berulang-ulang
    C. pisau digosok pada salah satu  kutub magnet dengan arah bolak-balik
    D. pisau digosok  dengan kedua kutub magnet dengan arah bolak-balik

6. Ban mobil sengaja dibuat bergerigi. Hal ini bertujuan untuk.....
    A.mempermudah berjalan di atas jalan menanjak
    B. memperkecil gaya gesek
    C. memperindah bentuk
    D. mempermudah saat berjalan di jalan licin

7. Berikut ini benda yang menggunakan magnet adalah.....
    A. kompor listrik
    B. setrika listrik
    C. kipas angin
    D. bel listrik




8. Salah satu sifat magnet adalah.....
    A. kutub tidak senama tarik-menarik
    B. kutub  senama tarik-menarik
    C. tidak dapat menarik obeng
    D. dapat menarik emas


9. Bulan dapat mengelilingi bumi dengan orbit tertentu disebabkan.....
    A. gaya gravitasi bumi lebih kecil dari gaya gravitasi bulan
    B. gaya gravitasi bumi lebih besar dari gaya gravitasi bulan
    C. gaya magnet bumi yang besar
    D. gaya magnet bulan  yang besar
 
10. Salah satu cara membuat magnet adalah....
    A. mendekatkan kutub magnet dengan paku
    B. paku digosok-gosokan pada kutub batu baterai
    C. paku ditempelkan pada karet yang dialiri listrik
    D. paku dililit kawat tembaga dan dialiri listrik


II. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat!


1. Doni melempar bola basket ke Sugih. Hal ini merupakan contoh bahwa gaya dapat mengakibatkan
     benda....
2. Kekuatan gaya magnet dipengaruhi oleh....
3. Daerah yang dilingkupi garis magnet disebut....
4. Alat penunjuk arak mata angin yang menggunakan magnet adalah....
5. Gravitasi menyebabkan benda bergerak ke....
6. Gaya gravitasi dipengaruhi oleh ....dan....
7. Telapak sepatu bola dibuat kasar dengan tujuan untuk....
8. Gaya yang terjadi antara ban dengan jalan ketika pengendara mengerem mobilnya adalah...
9. Semakin besar permukaan benda yang bergesekan, maka gaya gesekan yang terjadi semakin....
10. Bagian magnet yang memiliki kekuatan terbesar untuk menarik benda-benda magnetis adalah....






Kunci Jawaban Bagian I
1.b
2.a
3.c
4.c
5.b
6.d
7.d
8.a
9.b
10.d

Kunci Jawaban Bagian II
1. bergerak
2. garis gaya magnet, jarak magnet dengan benda
3. medan magnet
4. kompas
5.bawah
6. bentuk dan ukuran benda
7. memperbesar gaya gesek
8. gaya gesek
9. besar
10. kutub-kutubnya

Rabu, 05 Maret 2014

Pembentukan Tanah Materi IPA Kelas V semester 2



PEMBENTUKAN TANAH

            Mungkin kamu tidak menyangka bahwa batu yang biasa kamu lihat sekarang kelak dapat menjadi tanah. Mungkin juga kamu tidak menyangka bahwa tanah yang sekarang kamu lihat, dahulu merupakan batu yang sangat keras. Mengapa bisa demikian?

Proses Pembentukan Tanah
          Sebenarnya, tanah berasal dari batuan. Batuan akan mengalami pelapukan menjadi butiran – butiran yang sangat halus. Lama – kelamaan butiran – butiran halus ini bertambah banyak dan terbentuklah tanah.
            Batuan banyak sekali jenisnya. Setiap jenis batuan mempunyai tingkat pelapukan yang berbeda – beda. Namun, sebaliknya kenalilah terlebih dahulu mengenai jenis – jenis batuan di permukaan bumi.

1.      Jenis-jenis Batuan
Setiap batuan memiliki sifat dan cirri khusus. Hal ini disebabkan bahan-bahan yangterkandung dalam batuan berbeda-beda. Ada batuan yang mengandung zat besi, nikel, tembaga, emas, belerang, platina atau bahan-bahan lain. Bahan-bahan seperti itu disebut mineral. Tiap jenis batuan mempunyai kandungan mineral yang berbeda.
              Berdasarkan proses terbentuknya, terdapat 3 jenis batuan yang mnyusun lapisam kerak bumi. Tiga jenis batuan tersebut yaitu batuan beku (batuan magma atau vulkanik ), batuan endapan (batuan sediment), dan batuan malihan (batuan metamorf).

a)     Batuan Beku (Batuan Magma/Vulkanik)
                   Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari magma yang membeku. Magma merupakan benda cair yang sangat panas dan terdapat di perut bumi.Magma yang mencapai permukaan bumi disebut lava.Semula batuan beku berupa lelehan magma yang besar.

   Jenis-jenis batuan beku  :
   Batu Obsidian       :
berwarna hitam atau cokelat tua, permukaannya  halus, dan mengkilap. 

Batu Granit  :  tersusun atas butiran yang kasar. Ada yang berwarna  keabu-abuan.  

Batu Basal    :  berwarna keabu-abuan dan terdiri dari butiran yang  sangat kecil.

Batu Andesit  :berwarna putih keabu-abuan dan butirannya kecil  seperti pada batu basal.

Batu Apung  :  
 berwarna cokelat bercampur  abu-abu muda dan berongga-rongga.

b)    Batuan  Endapan ( Batuan Sedimen )
   Batuan Endapan adalah batuan yang terbentuk dari endapan hasil pelapukan batuan. Batuan ini dapat pula terbentuk dari batuan yang terkikis atau dari endapan sisa-sisa binatang dan tumbuhan.

   Jenis-Jenis Batuan Endapan
    Batu Konglomerat : Berasal dari endapan hasil pelapukan batuan beku. Terdiri atas      kerikil-kerikil yang permukaannya tumpul.


 
Batu Breksi         : Berasal dari endapan hasil pelapukan batuan beku.Terdiri  atas kerikil-kerikil yang   permukaan tajam.


Batu Pasir    :
Berasal dari endapan hasil pelapukan batuan beku yang  butirannya kecil-kecil. Terdiri atas butiran-butiran pasir,berwarna abu-abu,merah, kuning atau putih.





Batu Serpih :
Berasal dari endapan hasil pelapukan batuan tanah liat.Terdiri dari butiran-butiran batu lempung atau tanah liat, berwarna abu-abu kehijauan, merah, atau kuning.



Batu Kapur : Berasal dari endapan hasil pelapukan tulang dan cangkang hewan-hewan laut. Terdiri dari butiran-butiran kapur halus, berwarna putih  agak keabu-abuan, sebagai bahan campuran pembuat semen.

c)    Batu Malihan
                 Batuan malihan (metamorf) berasal dari batuan sedimen yang mengalami perubahan (metamorfosis). Batuan sedimen ini mengalami perubahan karena mendapat panas dan tekanan dari dalam bumi. Jika mendapat panas terus menerus, batuan ini akan berubah menjadi batuan malihan.

     Jenis-jenis batuan malihan :

·   Batu Genes (Gneiss):
 Berasal dari batuan pluto granit yang mengalami metamorfosis karena panas dan tekanan. Berwarna putih keabu-abuan dan keras.


·   Batu Marmer            :
Berasal dari batuan kapur yang mengalami  metamorfosis karena panas dan tekanan. Berwarna putih dan ada yang hitam, keras, dan  permukaannya halus.


·         Batu Sabak            :
Berasal dari batuan serpih yang mengalami metamorfosis. Berwarna abu-abu tua, mudah  terbelah tipis-tipis dan permukaannya kasar.]



2.        Proses Pembentukan Tanah Kerana pelapukan Batuan
a.      Pelapukan Fisika
Pelapukan Fisika disebabkan oleh berbagai faktor alam. Faktor alam itu antara lain : angin. Air, perubahan suhu, dan gelombang laut.

Angin yang senantiasa bertiup kencang dapat mengikis batuan sedikit demi sedikit. Kondisi ini dapat mengakibatkan batuan  mengalami batuan menbgalami erosi. Erosi batuan menyebabkan terjadinya padang pasir. Selain itu, angin yang bertiup  sangat kencang juga dapat menggeser batuan. Saat bergeser inilah batuan bergesekan dengan batuan lain sehingga mengalami penggerusan. Batuan akan pecah menjadi bagian yang lebih kecil , misalnya pasir dan kerikil.Perubahan suhu secara drastis juga dapat mengakibatkan pelapukan batuan.Batu juga dapat mengalami pelapukan karena air. Air hujan dan air terjun yang mengenai batuan secara terus menerus dapat mengakibatkan batuan retak dan pecah.
b.     Pelapukan Biologi
  Pelapukan secara biologi dapat disebabkan oleh tumbuhan atau lumut yang menempel dipermukaan batuan. Tumbuhan merambat dan lumut menempel di permukaan batuan. Tumbuhan merambat akan menimbulkan lubang-lubang pada batuan tempat akarnya melekat. Lubang-lubang ini lama kelamaan bertambah besar dan banyak. Akhirnya, batuan  tersebut akan hancur.
 
3.        Susunan Tanah Beserta Jenis-Jenisnya
Menurut susunannnya, lapisan tanah terdiri atas lapisan tanah atas, lapisan tanah bawah, dan bahan induk tanah. Tanah lapisan paling atas umumnya sangat subur. Hal ini karena lapisan tanah atas bercampur dengan humus.

Tanah yang kaya dengan humus berwarna lebih hitam dibandingkan jenis tanah yang lain. Sementara itu, tanah laipsan bawah kurang subur dan mempunyai warna lebih terang. Tanah lapisan bawah mengandung sedikit humus. Humus berasal dari pembusukan hewan atau tumbuhan yang telah mati.

Bahan-bahan pembentuk tanah dapat berbeda-beda dari satu tempat dengan tempat lainnya. Demikian juga dengan jenis-jenis tanah. Jenis tanah juga dapat berbeda di setiap tempat. Hal ini tergantung pada jenis batuan yang mengalami pelapukan di tempat itu. Jenis tanah dapat dibedakan menjadi tanah berhumus, tanah berpasir, tanah liat dan tanah berkapur.
·         Tanah berpasir
Tanah berpasir merupakan jenis tanah yang gembur dan mudah dilalui oleh air. Tanah jenis ini mengandung sedikit bahan organik yang berasal dari makhluk hidup. Hal inilah yang menyebabkan tanah berpasir tidak begitu
subur.

·         Tanah berhumus
Humus berasal dari sisa-sisa tumbuhan. Tanah yang mengandung banyak humus merupakan jenis tanah yang memiliki kesuburan yang sangat baik. Tanah jenis ini dapat menahan air dan merupakan tanah yang paling subur dibandingkan dengan jenis tanah lainnya.

·         Tanah liat
Jenis tanah ini banyak digunakan untuk pembuatan keramik dan kerajinan lainnya. Dalam keadaan basah tanah ini lengket dan sangat elastis.Tanah jenis ini sulit dilalui oleh air dan tidak banyak mengandung bahan organik.