CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »
Tampilkan postingan dengan label guru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label guru. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Desember 2013

Blog Media Pembelajaran Berbasis E-Learning Yang Menarik Bagi Guru dan Siswa




Foto: Banner untuk Lomba Blog Pendidikan.

Informasi lomba bisa dilihat di: http://on.fb.me/18iEeiq

Pendidikan merupakan suatu sarana yang sangat penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan handal, namun hal tersebut akan terealisasi dengan nyata apabila dunia pendidikan, mengadopsi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan ilmu dan teknologi merupakan salah satu produksi dari manusia yang terdidik, dan pada gilirannya manusia-manusia itu perlu lebih mendalami dan mampu mengambil manfaat dan bukan menjadi korban dari perkembangan ilmu dan teknologi sendiri.
Pembelajaran dewasa ini menghadapi dua tantangan, tantangan yang pertama datang dari adanya perubahan persepsi tentang belajar itu sendiri dan tantangan yang kedua datang dari adanya teknologi informasi dan telekomunikasi yang memperlihatkan perkembangan yang luar biasa. Konstruktivisme pada dasarnya telah menjawab tantangan yang pertama dengan meredefinisi belajar sebagai proses konstruktif di mana informasi diubah menjadi pengetahuan melalui proses interpretasi, korespondensi, representasi, dan elaborasi. Sementara itu, kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat yang menawarkan berbagai kemudahan-kemudahan baru dalam pembelajaran memungkinkan terjadinya pergeseran orientasi belajar pada masyarakat. Lebih dari itu, teknologi ini ternyata turut pula memainkan peran penting dalam memperbarui konsepsi pembelajaran yang semula fokus pada pembelajaran sebagai semata-mata suatu penyajian berbagai pengetahuan menjadi pembelajaran sebagai suatu bimbingan agar mampu melakukan eksplorasi sosial-budaya yang kaya akan pengetahuan.
Di tengah dunia yang semakin modern ini pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan pun tidak dielakkan lagi. Dengan adanya teknologi modern, arus informasi semakin tak dapat terbendung lagi. Semua orang diseluruh dunia dapat mengetahui apa yang mereka inginkan melalui internet. Internet dapat menghilangkan batas ruang dan waktu sehingga siapa pun dapat memanfaatkanya. Pemanfaatan internet dalam dunia pendidikan telah gencar dilakukan diberbagai negara. Bahkan internet sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam dunia pendidikan.
Salah satu media yang sangat menarik untuk dimanfaatkan dengan adanya perkembangan informasi dan teknologi adalah media Web Blog atau biasa disebut dengan Blog. Menurut wikipedia.com, Blog adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Blog sebagai salah satu layanan aplikasi dari internet dapat dimanfaatkan oleh pengajar dan pebelajar sebagai sumber belajar berbasis E-learning yang tidak terbatas.
Memanfaatkan blog sebagai media pembelajaran berbasis E-learning pada hakekatnya membuat guru menjadi kreatif. Guru dituntut untuk mampu mengembangkan kreativitasnya agar blog yang dikelolanya menjadi menarik siswa untuk berkomentar, dan membuat siswa menjadi senang membaca. Pengajar dapat meng-upload semua informasi yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang diajarkan dengan menambahkan multimedia (gambar, animasi, efek suara dan video) agar menarik dan lebih mudah dipelajari. Cara yang efektif untuk meningkatkan minat belajar para siswanya. Misalnya seorang guru memposting suatu permasalahan atau materi pelajaran yang disusun dalam suatu bahasa yang formal tetapi lebih santai. Para siswanya kemudian bisa blogwalking ke blog tersebut dan kegiatan belajar mengajar pun bisa menjadi lebih menyenangkan. Materi pelajaran yang diposting melalui media blog bisa menjadi sebuah konten hebat yang bermanfaat bagi kemajuan dunia pendidikan.
Bagi siswa, blog dapat mendorong mereka untuk selalu mendokumentasikan apa yang ada di dalam pikiran mereka, termasuk di antaranya adalah pengetahuan, pengalaman, perasaan, pendapat, dan lain-lain, dengan metode yang paling sesuai dengan kepribadian masing-masing, apakah itu lewat tulisan, gambar, suara, atau video. Hal ini, selain berguna sebagai ajang latihan mengungkapkan ide-ide yang terpendam, juga berguna untuk penghematan biaya dalam hal publikasi gagasan karena dengan media blog, sebuah gagasan tidak perlu dimuat dalam ribuan lembar kertas agar dapat terpublikasi secara luas. Setiap buah pikiran yang berhasil mereka dokumentasikan, sebaiknya diberi apresiasi agar mereka juga semakin terpacu untuk mendokumentasikan pengetahuan yang mereka punya. Apresiasi tersebut tidak harus berupa materi, tapi bisa juga berupa tanggapan, pengakuan, pujian, dan bahkan kritikan atas apa yang mereka berhasil dokumentasikan. Blog dapat menggantikan kelas-kelas diskusi yang selama ini selalu terbatas pada waktu dan sebuah ruangan fisik, sehingga proses pembelajaran pun dapat diselenggarakan dengan lebih fleksibel.
Karena banyaknya manfaat yang dapat diperoleh dari pemanfaatan Blog sebagai media berbasis E-learning bagi guru dan siswa, tentunya para guru dapat mencoba menerapkan media tersebut. Karena memiliki blog artinya memilki rumah maya. Dirumah tersebut kita bisa isi dengan apapun yang bermanfaat untuk orang lain, khususnya untuk menunjang tugas guru dalam mencerdaskan generasi bangsa. Saatnya guru dan siswa nge-Blog.



Senin, 15 Juli 2013

Apakah Perlu, MENCIPTAKAN HUMOR DI DALAM KELAS?

Apakah Perlu, MENCIPTAKAN HUMOR DI DALAM KELAS?
Oleh: artiyenny@ymail.com


Menciptakan humor di dalam kelas merupakan ketrampilan yang harus dikuasai oleh seorang guru agar suasana pembelajaran menarik dan menyenangkan. Seperti halnya ketrampilan yang lain, humor juga perlu dilatih. Walaupun seorang guru bukan lahir di keluarga komedian. Tetapi, itu semua bisa dipelajari dan hanya perlu berlatih untuk membiasakan diri.
Sebelum menciptakan humor di kelas alangkah lebih baiknya guru mengenal dan mengetahui jenis-jenis humor. Berdasarkan jenisnya, humor dibedakan menjadi tiga macam pertama, humor visual (dengan cara menunjukkan gambar-gambar lucu yang bisa membuat siswa terhibur. Kedua, humor verbal ( dengan kata-kata yang menghibur) dan ketiga humor non verbal (dengan berakting di depan kelas dengan memanfaatkan ekspresi wajah). Berdasarkan fungsinya, bisa berupa humor yang bertujuan menghibur saja dan humor yang digunakan untuk menyampaikan pesan. Sedangkan berdasarkan kemunculannya, humor dapat dibedakan atas humor insidental (muncul secara tiba-tiba saat pembelajaran berlangsung)dan humor yang telah dipersiapkan.
Berikut ini, beberapa langkah yang harus dilakukan guru sebelum menerapkan humor di dalam kelas. Pertama, Prepare ( Guru perlu mempersiapkan media yang lucu dan menarik). Kedua, Knowladge Update (Guru harus sering mengupdate pengetahuannya, caranya dengan membaca dan searching di internet yang berkaitan dengan hal-hal yang lucu). Ketiga, Connection (Guru membuat humor yang berkaitan dengan dunia peserta didik. Jargon-jargon yang sedang tren menjadi isu yang baik.
Akan tetapi, ada yang perlu diperhatikan neh sobat pengajar muda. Hal-hal yang perlu dihindari saat menciptakan humor di kelas. Pertama (Jangan menggunakan humor yang berbau pornografi dan pornoaksi). Kedua ( Jangan mendiskripsikan siswa tertentu). Ketiga (Hindari humor berbau SARA)

Semoga Bermanfaat

Salam pengajar muda
@yennyarti
Disarikan dari beberapa sumber


Jumat, 19 April 2013

BerEkspresi dalam Sebuah Pantun


Diary ke-1
Mari BerEkspresi Dalam Sebuah Pantun

by: Yenny Eka Herlin Budhiarti

Hari ini saya mengajar Bahasa Indonesia di Kelas IV, dengan SK dan KD sebagai berikut

SK :  8. Menulis
             Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi secara tertulis dalam bentuk pantun anak
KD:   8.3 
            Membuat pantun anak yang menarik tentang berbagai tema (persahabatan, keteku-nan, kepatuhan, dll.) sesuai dengan ciri-ciri pantun.

Pada pertemuan kali ini siswa-siswa kelas IV, saya minta untuk berlatih membuat pantun sesuai dengan ciri-ciri pantun. Bak sang pantunis hehe..mereka sangat asyik merangkai kata-kata menjadi sebuah pantun. Setelah mereka selesai menulis pantun hasil karya mereka masing-masing. Mereka membacakan hasil karya mereka di depan kelas. Tujuan pembelajaran ini adalah diharapkan siswa dapat mengungkapkan pikiran, perasaan, dan ide mereka untuk membuat pantun anak.

Dan inilah sebagian dari hasil karya pantun anak didik saya, semoga bermanfaat buat para blogger.


PANTUN
Pagi-pagi pergi ke pasar
Melewati air becek
Sering bermain lupa belajar
Nilai rapot menjadi jelek
Karya: Nur’aidah

PANTUN
Awan pagi sudah menjelang
Cuci sepedah ternyata hujan
Bangun pagi sangatlah senang
Udara segar tersa di badan
Karya: Robi’atu Adawiyah


PANTUN
Pak tani sedang panen mentimun
Di kebun ada kancil yang enak makan
Terlalu banyak kita melamun
Tidak baik untuk kesehatan
Karya: Nihayatul Musyafaah

PANTUN 
Jangan makan permen coklat
Nanti gigi kesakitan
Jika kamu suka coklat
Kurangi sedikit untuk kesehatan
Karya: Navisatul aini


PANTUN 

Kalau kamu punya manisan
Bagi-bagilah dengan teman
Pagi-bagi banyak omongan
Tidak baik untuk kesehatan

Karya: Navisatul Aini


PANTUN 

Sore-sore makan tomat
Tomatnya busuk dibuang ke banjar
Jika sering datang terlambat
Udara segar terasa di badan

Karya: Habibahtul Abidah



PANTUN

Ikan hiu terjerat
Burung belibis di tepi rawa
Jika ingin sehat
Rajinlah olahraga

Karya: Zumrotus W S


Salam

@yennyarti