CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 08 Mei 2013

LKS Memahami hubungan antara struktur bagian tumbuhan dengan fungsinya


LEMBAR KERJA SISWA
SK           : 1.2 Memahami hubungan antara struktur bagian tumbuhan dengan fungsinya
KD        : 2.4 Menjelaskan hubungan antara bunga dengan fungsinya

   Nama Anggota Kelompok     
  1. ................................................ 
  2. ................................................
  3. ................................................
   Kelas                                       : ............

Petunjuk : Kerjakanlah dengan kelompokmu masing-masing !

A. Berilah tanda √ pada bagian yang ada pada bunga !
No

Bunga
Kelengkapan bunga
Kelopak bunga
Mahkota
Tangkai
Benang sari
Putik
Warna mahkota
1








2








3








4








dst









B. Jawablah pertanyaan berikut !
1. Sebutkan warna-warna mahkota bunga yang telah kalian amati !
2. Apa fungsi benang sari dan putik ?
3. Apa fungsi mahkota dan tangkai bunga ?
4. Sebutkan fungsi bunga bagi tumbuhan!


salam

@yennyarti


Selasa, 07 Mei 2013

Mengamati Sifat Benda Cair



WORKSHEET
Mengamati Sifat Benda Cair

kelas IV

Tujuan
Kamu dapat menyimpulkan sifat dari benda cair.

Alat dan Bahan
1. Botol bekas           
2. Air bersih secukupnya
3. Mangkuk               
4. Gelas

Langkah Kerja

1. Tuangkan air ke dalam botol sampai penuh.
2. Lalu, tuangkan air itu ke dalam mangkuk.
3. Tuangkan lagi air tersebut ke dalam gelas. Apa yang terjadi?
4. Terakhir, tuangkan air dari gelas ke dalam kaleng. Apakah air tersebut berkurang?
5. Amatilah bentuk air ketika dituangkan ke dalam botol, mangkuk, gelas, dan kaleng.


Jawablah pertanyaan berikut ini.
1. Apa yang terjadi pada air ketika dipindahkan ke berbagai tempat?
2. Apa yang dapat kamu simpulkan dari kegiatan ini?




Mengamati Sifat Benda Gas


WORKSHEET
Mengamati Sifat Benda Gas

Kelas IV
Tujuan
Kamu dapat menyimpulkan sifat dari benda gas.
Alat dan Bahan
Sediakan beberapa macam bentuk balon.
Langkah Kerja

1. Tiuplah balon-balon tersebut.
2. Setelah kamu tiup, apakah bentuk setiap balon berbeda?
3. Tiuplah balon-balon tersebut secara terus-menerus.
    Apakah yang terjadi?


Jawablah pertanyaan berikut ini.

1. Bagaimana bentuk balon setelah kamu tiup, apakah sama bentuknya?
2. Apa yang terjadi ketika balon ditiup terus-menerus?
3. Apa yang dapat kamu simpulkan dari kegiatan ini?

Salam 
@yennyarti


Sabtu, 04 Mei 2013

Social Media Membuatku Semakin PD menjadi Guru

Social Media Membuatku Semakin PD menjadi Guru

oleh: Yenny Eka Herlin Budhiarti.M, S.Pd

Sengaja saya membuat judul seperti di atas, social media bahasa kerennya dari media sosial memang terbukti ampuh membuatku semakin PD alias percaya diri menjadi guru. Kenapa yah?mungkin sobat bertanya-tanya..hehe..karena menurut saya social media menyimpan bermacam-macam manfaat bagi kita yang berprofesi sebagai guru. 

Guru memang harus mengikuti perubahan jaman tetapi dengan selektif memilih media yang bermanfaat bagi keprosfesionalitasan sebagai seorang pendidik, guru harus tahu apa yang disukai siswa, guru harus terampil, kreatif dan inovatif dalam mendidik. 

Tak salah dong, jika social media merupakan wadah yang membuat guru semakin profesional.

Yuk, mari kita simak apa sih sebenarnya manfaat  social media bagi guru. Teng..ting..teng..ini dia manfaatnya:


Pertama, dari media sosial seperti Blogspot, wordpress, guru-indonesia.net. guraru.org, multiplay  guru bisa menuliskan berbagai macam pengalaman mengajarnya, guru bisa menuliskan berbagai ide kreatif mengajar, dan yang tak kalah pentingnya guru dapat bertukar pikiran, ngobrol, berbagi ide dengan para sesama blogger yang berprofesi sebagai guru.  selain itu guru bisa memberikan tugas kepada anak didiknya lewat social media lho, anak zaman sekarang kan sudah banyak yang mengerti internet tuh..jadi tak ada salahnya guru memberikan tugas di blog kepada peserta didik.
(gubukpengajarmuda.blogspot.com)(yennyeka.guru-indonesi.net)

Kedua, dari media social seperti facebook dan twitter guru bisa join di berbagi grup yang berlatar pendidikan, bisa add teman yang seprofesi dan bertukar pikiran dengan mereka tentunya wawasan pengetahuan kita sebagai guru semakin bertambah.
(www.facebook.com/yennyeka)(www.twitter.com/yennyarti)

Ketiga, yahh..pinterest social media yang baru aku kenal, ternyata di dalamnya menyimpan banyak manfaat lho..!, mau tau gak kenapa, dari namanya saja pinterest seperti kata jawa yang berarti pinter..hehe, kalo ini sih selingan sobat. Pinterest apabila kita join disitu kita akan disuguhkan beberapa link yang kita sukai, klo kita sebagai guru yah pastinya kita akan memilih education link, karena disana kita bisa mendapatkan ide-ide mengajar kreatif dari guru-guru di luar negeri lho, kita bisa belajar membuat media yang kreatif yang bisa memotivasi anak, selain itu kita bisa juga melihat dekorasi kelas yang bisa kita terapin di kelas kita  sobat.
(www.pinterest.com/yennyeka)

Keempat, Kompasiana media sosial sebagai wadah kita untuk belajar menulis, share tulisan kita ke media online. bagi saya pribadi yang masih pemula tentunya media sosial ini akan memberikan banyak manfaat bagi saya untuk belajar membuat sebuah tulisan. kita bisa tuh mengetahui apakah tulisan kita bagus apa tidak?hehe..karena setelah menulis di social media itu bagi yang tertarik dengan tulisan kita akan memberikan nilai seperti inspiratif,menarik, dll dan memberikan komentar yang membangun pada tulisan kita.
(www.kompasiana.com/yennyeka.kompasiana.com)

Kelima, Goesmart yah 1 bulan yang lalu tepatnya saya join di social media yang bernama goesmart, seperti facebook dan twitter kita bisa update status, add friend, dan selain itu kita bisa share materi dan media yang kita buat di storenya goesmart lho, oh..ya bagi yang suka tantangan yuk ikutan lomba yang ada di goesmart
(www.goesmart.com)



Ternyata join di social media gak ada ruginya lho, jika kita bisa selektif memilih media yang cocok buat profesi dan kepribadian kita masing-masinh.


Yuk, menjadi guru yang terbuka akan perubahan.

salam

@yennyarti



Strategi Membaca-Tanya Jawab /MTJ atau Request (Reading-Question)


Strategi Membaca-Tanya Jawab /MTJ atau Request (Reading-Question)
Oleh: Yenny Eka Herlin Budhiarti

Strategi ini ditujukan untuk mengembangkan kemampuan membaca komprehensif, memahami alasan pengambilan kesimpulan isi bacaan, dan peramalan lanjut berkenaan dengan isi bacaan.

Tahapan kegiatannya, adalah
1.      Guru menjelaskan tujuan pengajaran, problem yang harus dipecahkan siswa,dan cara yang dilakukan siswa untuk memecahkan masalah.
2.         Guru dan siswa melakukan pemecahan masalah, misalnya menemukan fakta, mendapat ide pokok,penggunaan ungkapan, pendapat yang tidak relevan dengan fakta, dansebagainya. Untuk memecahkan masalah tersebut, guru dan siswa melakukan kegiatan membaca paragraf pertama bacaan.
3.         Setelah membaca paragraf pertama bacaan, guru meminta siswa meramalkan kemungkinan isi paragraf berikutnya. Guru dan siswa melakukan kegiatan membaca dalam hati. Paragraf yang dibaca  bisa satu paragraf atau lebih bergantung pada kemungkinan waktu yang tersedia.
4.         Tahap terakhir, adalah tanya jawab dan pembahasan jawaban pertanyaan.

Semoga bermanfaat..
Salam
@yennyarti

SQ3R Strategi Pembelajaran Membaca


SQ3R  (Survey, Questions, Read, Recite, Review)
Strategi Pembelajaran Membaca

oleh: Yenny Eka Herlin Budhiarti.M, S.Pd



Tujuan penggunaan strategi ini, untuk membentuk kebiasaan siswa berkonsentrasi dalam membaca, melatih kemampuan membaca cepat, melatih daya peramalan berkenaan dengan isi bacaan, dan mengembangkan kemampuan membaca kritis dan komprehansif. Tahapan kegiatannya, adalah:

·         Tahap Persiapan :
·         Guru meminta siswa membaca teks secara cepat (survey). Setelah itu guru meminta siswa membuat pertanyaan tentang bacaan (questions). Pertanyaan dapat langsung memanfaatkan pertanyaan pada tahap pramembaca. Tujuan pertanyaan ini, adalah untuk membentuk konsentrasi siswa dan membangkitkan pengetahuan dan pengalaman awalnya.
·         Proses membaca :
     Setelah membuat pertanyaan, siswa melakukan kegiatan membaca (read). Sambil membaca, siswa membuat jawaban pertanyaan dan catatan ringkas yang relevan (recite).
·         Pasca membaca :
Siswa melakukan review, misalnya membahas kesesuaian pertanyaan dengan isi bacaan, maupun kegiatan lanjutan lain yang secara kreatif bisa dikembangkan oleh guru.

Salam
@yennyarti


Jumat, 03 Mei 2013

Mengenal Cara-cara Menghadapi Bencana Alam


“Mengenal Cara-Cara Menghadapi Bencana Alam”

(Bahan Ajar IPS SD Kelas 6 Semester 2)

Oleh : Yenny Eka Herlin Budhiarti. M



Kelas / Semester                    :  6 / 2

Standar Kompetensi             :  Memahami gejala alam yang terjadi di Indonesia dan di sekitarnya.

Kompetensi Dasar                 :  Mengenal cara-cara menghadapi bencana alam.



A. Gempa Bumi

Gempa bumi merupakan gejala alam yang sampai sekarang masih sulit untuk diperkirakan kedatangannya. Sehingga dapat dilihat bahwa gejala alam ini sifatnya seolah-olah mendadak dan tidak teratur. Dengan sifat seperti ini, ketika usaha-usaha untuk memperkirakan masih belum menampakkan hasil, maka usaha yang paling baik dalam mempersiapkan diri dengan cara mengatasi bencana alam ini adalah dengan mitigasi.

Mitigasi yaitu mengurangi kerugian yang akan ditimbulkan oleh bencana. Usaha mitigasi adalah meningkatkan ketahanan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam sehingga risiko bencana alam dapat dikurangi.



Tanda-tanda akan adanya gempa :

1)   Adanya awan yang berbentuk aneh seperti batang yang berdiri lurus ke atas.

Hal ini kemungkinan besar merupakan awan yang disebut awan gempa yang biasanya muncul sebelum terjadinya gempa. Awan berbentuk seperti batang ini terjadi karena adanya gelombang elektromagnetis berkekuatan sangat besar dari dalam perut bumi sehingga menyerap daya listrik yang ada di awan. Gelombang elektromagnetis ini terjadi akibat adanya pergeseran patahan lempeng bumi. Tetapi tidak semua awan yang berbentuk seperti itu adalah awan gempa, mungkin saja itu adalah asap dari pesawat terbang. Jika ada tanda seperti itu maka perlu untuk diwaspadai. Untuk lebih meyakinkan lagi maka dapat dilakukan uji medan elektromagnetik.

2)  Terdapat medan elektromagnetik di sekitar kita.
Tiba-tiba salurannya terganggu tanpa sebab apapun.
Mematikan arus listrik dan melihat lampu neon tetap menyala redup/ remang walaupun sudah tidak dialiri listrik.

3)  Perhatikan perilaku hewan-hewan yang ada di sekitar kalian. Apakah hewan-hewan tersebut bertingkah aneh atau gelisah. Sebab hewan memiliki naluri yang sangat tajam dan mampu merasakan gelombang elektromagnetis.

Jika kalian melihat tanda-tanda seperti itu secara bersamaan sebaiknya kalian perlu waspada. Harus segera dilakukan tindakan pencegahan dan sebisa mungkin kita melakukan tindakan penyelamatan diri. Tetapi jika gempa telah tiba dan kita sama sekali belum siap, maka selain berdoa dan pasrah kita harus cepat-cepat keluar ruangan menuju ke tempat yang lapang. Jika sudah di luar ruangan tetaplah tinggal di luar dan berusahalah berada di tempat yang terbuka, jauh dari pepohonan, tembok-tembok serta saluran-saluran kabel listrik. Usahakan jangan masuk ke dalam rumah atau bangunan.



B. Tsunami

Gempa berkekuatan besar tentu saja ada dampak yang bias berwujud bencana jenis lain. Jika skala gempa besar dan pusat gempa berada di dasar laut maka gempa tersebut dapat menimbulkan gelombang tsunami. Gelombang tsunami adalah gelombang besar yang terbentuk dari dasar laut akibat adanya gempa.

Langkah yang harus ditempuh oleh kelompok masyarakat dalam mengurangi jumlah kerugian akibat bencana adalah :
Melakukan pemetaan daerah rawan genangan tertinggi jika ada tsunami
Membuat jalur evakuasi.
Menentukan dan memberi informasi tempat penampungan sementara yang cukup aman.
Berkoordinasi dengan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), kepolisian, pemerintah daerah, dan rumah sakit.
Melakukan pertemuan rutin dan melakukan latihan secara regular.



Beberapa petunjuk yang diberikan alam antara lain berikut ini.

1) Adanya suara gemuruh di laut, hal ini akibat adanya pergeseran lapisan tanah.

2) Laut tiba-tiba menyurut sampai agak jauh ke tengah.

3) Karena surutnya laut maka akan tercium bau khas laut seperti bau amis.

4) Burung-burung laut terbang dengan kecepatan tinggi menuju daratan.

Dunia internasional juga ikut berperan serta dalam upaya menghadapi bencana alam tsunami. Tsunami paling sering terjadi di Samudra Pasifik karena gempa bumi dan letusan gunung berapi sering terjadi di sana. Pusat Peringatan Tsunami Internasional (International Tsunami Warning Center) didirikan di Hawaii untuk memantau terjadinya gempa bumi di sekitar Samudra Pasifik dan mengeluarkan peringatan kapan tsunami akan terjadi. Ketika gempa bumi besar terjadi, stasiun pengamatan di sekitar Samudra Pasifik menemukan pusat gempa (episentrum) dan mengirimkan informasi yang diperoleh ke pusat peringatan di Hawaii.



C. Tanah Longsor

Tanah longsor merupakan jenis gerakan tanah. Tanah longsor sendiri merupakan gejala alam yang terjadi di sekitar kawasan pegunungan. Semakin curam kemiringan lereng suatu kawasan, semakin besar pula kemungkinan terjadi longsor. Longsor terjadi saat lapisan bumi paling atas dan bebatuan terlepas dari bagian utama gunung atau bukit.

Secara garis besar faktor penyebab tanah longsor sebagai berikut.

1) Faktor alam
Kondisi geologi antara lain batuan lapuk, kemiringan lapisan tanah, gempa bumi dan letusan gunung api.
Iklim yaitu pada saat curah hujan tinggi.
Keadaan topografi yaitu lereng yang curam.



2) Faktor manusia

a) Pemotongan tebing pada penambangan batu di lereng yang terjal.

b) Penimbunan tanah di daerah lereng.  

c) Penebangan hutan secara liar di daerah lereng.

d) Budidaya kolam ikan di atas lereng.

e) Sistem drainase di daerah lereng yang tidak baik.

f) Pemompaan dan pengeringan air tanah yang menyebabkan turunnya level air tanah.

g) Pembebanan berlebihan dari bangunan di kawasan perbukitan.

Usaha mitigasi bencana tanah longsor

Ada 3 tanda untuk memantau kemungkinan terjadinya tanah longsor yaitu:
Keretakan pada tanah yang berbentuk konsentris (terpusat) seperti lingkaran atau paralel dan lebarnya beberapa sentimeter dengan panjang beberapa meter. Bentuk retakan dan ukurannya yang semakin lebar merupakan parameter ukur umum semakin dekatnya waktu longsor.
Penampakan runtuhnya bagian-bagian tanah dalam jumlah besar.
Kejadian longsor di satu tempat menjadi pertanda kawasan tanah longsor lebih luas lagi.



D. Gunung Berapi

Letusan gunung berapi dapat berakibat buruk bagi kehidupan sekitar baik manusia, tumbuhan, maupun hewan. Jika gunung berapi meletus maka magma yang ada di dalam gunung berapi meletus keluar sebagai lahar atau lava. Selain dari aliran lahar, dampak lain akibat gunung berapi meletus antara lain adanya aliran lumpur, hujan debu, kebakaran hutan, gas beracun, gelombang tsunami (jika gunung tersebut berada di dasar laut), dan gempa bumi.Usaha mitigasi untuk bencana alam gunung berapi adalah dengan cara mengevakuasi penduduk yang ada di sekitar gunung berapi. Terkadang usaha evakuasi ini menghadapi suatu dilema, misalnya ketika para ahli vulkanologi harus mengambil keputusan apakah gunung berapi yang dipantaunya akan meletus atau tidak. Jika gejala awal letusan gunung berapi begitu meyakinkan maka para ahli vulkanologi memutuskan untuk segera menginformasikan pada aparat pemerintah daerah untuk mengungsikan penduduk.


salam

@yennyarti

Rabu, 01 Mei 2013

Display Hasil Karya Siswa, apakah perlu??

Display Hasil Karya Siswa, apakah perlu??

Memajangkan semua hasil karya siswa memang sangat perlu, karena dengan pemajangan hasil karya siswa memunculkan penghargaan terhadap kemampuan anak, meningkatkan motivasi belajar anak, meningkatkan kreativitas anak, dan memantau perkembangan anak melalui karya-karya yang dapat dihasilkannya.

Yang perlu diingat adalah, hasil karya yang di-display tidak hanya yang bagus menurut kita, karena setiap karya memiliki kesan dan nilai tersendiri bagi anak.

Jangan lupa sertakan ungkapan anak tentang perasaannya pada saat mengerjakan karyanya tersebut. Hargai setiap usaha sekecil apa pun yang telah dilakukan anak untuk mencoba melakukan tugasnya secara mandiri, walaupun hanya dengan senyuman dan pujian.

salam

@yennyarti